Tampilkan postingan dengan label kepribadian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kepribadian. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Juli 2013

Pentingnya rasa Terima Kasih

Apa manfaat berterima kasih bagi Anda?
Apakah perlu kita memberikan rasa terima kasih?
Sudah biasakah Anda memberikan rasa terima kasih baik dalam bentuk ucapan maupun perbuatan?

Kita yakin, bahwasanya penting sekali kita memberikan rasa terima kasih ketika kita mendapatkan bantuan dari orang lain dalam segala bentuk. Tapi, yang menjadi masalah... apakah kita sudah terbiasa?

Padahal, sadar ataupun tanpa sadar, kita sering sekali memerlukan bantuan orang lain dan bahkan ada bantuan yang derajatnya sangat kita butuhkan atau bantuan itu sangat “berharga” bagi harga diri, keluarga, pekerjaan, prestasi, dan lain-lain. Bantuan tersebut dapat kita peroleh dari berbagai lokasi, seperti keluarga, masyarakat, jalanan, tempat kerja maupun dari sumber tak terduga seperti INTERNET...!

Berikut ini adalah beberapa Manfaat dari kebiasaan berterima kasih...

1. Menghargai Orang Lain

Dengan mewujudkan rasa terima kasih kita, itu pertanda bahwa kita telah memberikan penghargaan atas apa yang telah diberikan orang lain terhadap kita. Dan orang lain yang memberikan bantuan terhadap kita pun akan merasa senang ketika sesuatu yang diberikan tersebut mendapati respon yang positif dari kita.

Sebuah studi menunjukkan, dengan ucapan terima kasih yang sederhana dapat meningkatkan penghargaan terhadap hubungan tersebut. Hasil riset menunjukkan, mengucapkan terima kasih tak hanya membantu orang yang menerima ucapan itu, namun juga yang mengucapkannya.

Dan ada pesan singkat yang tersurat, bahwasanya "Hargailah orang lain, apabila kamu ingin dihargai"

2. Meningkatkan Rasa Syukur

Ucapan terima kasih itu identik dengan rasa syukur. Nah, apa yang akan Anda lakukan jika apa yang diharapkan dan cita-citakan bisa terwujud? Jika Anda menyadari bahwa sesungguhnya kesuksesan atau keberhasilan itu tak lepas dari Sang Pencipta, tentunya secara tidak langsung kita akan mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Rasa syukur terhadap Tuhan wajib kita lakukan, karena tanpa adanya bantuan dari-Nya mustahil apa yang kita harapkan bisa terwujud sesuai dengan keinginan. Tidak cukup hanya berusaha dan berdoa jika tidak disertai dengan rasa syukur yang mendalam atas segala yang didapat, ini juga sebagai bentuk rasa terima kasih kita kepada-Nya atas pertolongan yang telah diberikan.


3. Memperbaiki Sikap

Dengan membiasakan diri berterima kasih, tanpa sadar secara tak langsung, kita akan menjadi lebih ramah, dan orang akan suka kepada kita. Misalnya meskipun Anda sudah membayar seorang tukang kebun untuk merapikan kebun Anda, ucapkan juga kata terima kasih dan hadiah kecil saja bisa membanggakan diri mereka seperti wahh kerjanya rapi sekali Pak. Perpaduan pujian dan terima kasih bisa menjadikan orang lain menjadi gembira. Dan tahukah Anda rezeki bagi orang yang menggembirakan sesama nya itu bisa berlipat-lipat lho...!


4. Motivasi Diri dan Orang Lain

Taukah Anda? Bahwa dengan berterima kasih walaupun hanya dalam bentuk ucapan singkat, itu mampu memberikan dorongan yang kuat terhadap kinerja seseorang. Coba saja bayangkan, hanya dengan mengucap terima kasih atas apa yang telah diberikan atau dilakukan orang lain, maka itu akan memberikan kebanggaan. Dan karena kebanggaan atas penghargaan itulah, seseorang akan semakin bersemangat untuk memberikan yang terbaik.


5. Mengetahui Sifat atau Kepribadian Seseorang

Seperti halnya memperbaiki sikap, kebiasaan berterima kasih otomatis akan menggambarkan karakteristik dari seseorang. Jika kita senantiasa berterima kasih atas apa yang diberikan orang lain, maka terlihat jelas bahwa kita adalah manusia yang mampu menghargai orang lain. Dan jangan lupa... itu bisa saja menjadi penilaian khusus dari seseorang terhadap kita. Terutama Atasan... wakakakakaka


6. Membina Persahabatan maupun Persaudaraan

Walaupun mungkin kita tidak saling kenal satu sama lain, namun karena adanya rasa terima kasih yang terjalin ketika kita saling membantu, maka dari situlah timbul adanya rasa... Oh iya, dari sisi hubungan dengan orang lain, berterima kasih juga akan menjadikan diri kita lebih mudah diterima. Bukankah semua keberhasilan kita itu terjadi karena kita lebih mudah diterima orang lain?


Demikian yang beberapa hal mengenai pentingnya rasa terima kasih yang bisa saya sampaikan. Saya yakin ada lebih banyak lagi sebenernya manfaat dari berterima kasih itu sendiri. Dan yang pasti, itu semua senantiasa mengarah pada hal yang positif... Jadi jangan lupa ya, untuk senantiasa berterima kasih...!


Semoga Bermanfaat

Read More......

Selasa, 02 Juli 2013

Manfaat Ikhlas dalam Kehidupan

Sering kali kita merasa kesal atau jengkel ketika kita kehilangan sesuatu yang berharga di hidup kita. Namun, sebagai manusia biasa, apalah daya kita ketika sesuatu yang hilang itu sulit kita dapatkan kembali atau mungkin tak akan pernah kita dapatkan kembali menjadi milik kita. Untuk itulah kita perlu untuk senantiasa IKHLAS. Berikut beberapa manfaat IKHLAS dalam kehidupan kita...

IKHLAS Itu Selalu Merasa Positif (Positif Feeling)

Berprasangka positif atau berpikir positif sebenarnya harus dimulai dengan berperasaan positif atau merasa positif (positive feeling). Jadi pada mulanya dimulai dari hati. Bagaimana Anda akan berpikir positif kalau perasaan Anda diliputi oleh ion-ion negatif? Mengejar kesuksesan dan kebahagiaan dengan berpikir positif saja memang bisa berhasil. Namun, hasilnya akan lebih optimal jika kita menggunakan perasaan positif dan menyelaraskannya dengan pikiran positif.

IKHLAS Itu Kekuatan (Power)

Pada prinsipnya, IKHLAS merupakan keharusan hakiki yang mesti ada dalam diri setiap orang. Ketika IKHLAS itu ada, akan kuat dan tangguhlah dirinya. Sebaliknya ketika IKHLAS telah hilang, maka akan rapuh dan lemahlah dirinya. Ketika seseorang mengatakan, ”IKHLASkan saja,” ketika mengalami kehilangan seseorang atau sesuatu yang dicintainya. Artinya ”Kuatkan kembali dirimu, jangan larut dalam kesedihan yang akan menghabiskan energi positifmu.”

IKHLAS menjadikan manusia suka berbagi (manusia sosial)

Semakin besar IKHLAS melekat dalam hati, keinginan berbagi semakin besar. Hal itu karena manusia adalah makhluk sosial, makhluk yang suka berbagi kesenangan dengan orang lain. Sebaliknya, orang yang tidak IKHLAS, tidak mau berbuat sesuatu kalau tidak membawa keuntungan pribadi. Dia hanya mementingkan diri sendiri, menjadi manusia egois. Manusia egois hatinya selalu berkeluh kesah. Bila ditimpa kesusahan, resah, dan ketika mendapat kekayaan, amat kikir (QS al-Ma’ârij [70]: 19-21). Sedangkan manusia IKHLAS adalah manusia sosial. Dia senang membagi kesenangan kepada orang lain. Semakin dibagi kesenangan itu, Allah melipatgandakan dengan berbagai kesenangan yang lain. Dia bahagia telah membagi, dan gelisah karena belum dapat kesempatan untuk membagi.

IKHLAS menjadikan manusia kaya

Tanda orang kaya dilihat dari pemberiannya. Semakin banyak pemberiannya, semakin kaya orang itu. Karena orang IKHLAS itu suka berbagi, maka sesungguhnya dia orang kaya, meskipun mungkin miskin harta. Kalaulah tidak kaya harta, tapi kaya hati, syukur alhamdulillah bila kaya harta pula. Maka Rasulullah Swa. Bersabda: ”Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah”. Allah berfirman: ”Kamu sekali-kali tidak akan mendapatkan kebaikan sehingga mampu memberikan apa yang kamu cintai”. (Q.S. Ali Imrân [3]: 92). Hanya dengan keikhlasan yang tinggi seseorang dapat memberikan harta yang paling dicintai. Itulah orang kaya.

IKHLAS meningkatkan kinerja

Betapa tidak, guru yang IKHLAS tidak perlu diawasi oleh kepala sekolah. Karyawan yang IKHLAS, tidak penting direktur ada atau tidak. Pegawai yang IKHLAS, tidak memandang kehadiran majikan. Semua bekerja tanpa pamrih. Mereka senang melakukan pekerjaan itu dengan sepenuh hati. IKHLAS beramal hasil maksimal, demikian pepatah mengatakan. Maka hasil dari perbuatan al-mukhlishîn (orang-orang IKHLAS) itu adalah kemajuan, kejayaan, dan kemakmuran.

IKHLAS menciptakan hidup damai

Orang yang IKHLAS tidak pernah membuat masalah, sehingga menimbulkan kekacauan, keributan, dan kerusakan. (Q.S. al-Rûm [30]: 41). Orang yang IKHLAS tidak pula suka menghindar dari masalah, lari dari kenyataan, lalu menyalahkan orang lain. Orang yang IKHLAS adalah manusia problem solver (pemecah masalah) yang tidak pernah menghindar dari masalah. Dia menghadapinya dengan gagah berani, mencari solusi dengan cara-cara yang cerdas dan bijak. Manusia problem solver (pemecah masalah) kokoh berdiri bagaikan karang, menghadapi masalah dengan jiwa besar yang dibangun dari ruh IKHLAS. Orang IKHLAS adalah manusia wajar, santun, ramah tidak gampang marah.

OK ya... ternyata sifat IKHLAS itu mampu memberikan manfaat yang luar biasa terhadap kehidupan kita pribadi maupun juga dalam masyarakat. Tapi tetep, kita harus senantiasa waspada ya... jangan terlalu mudah IKHLAS terhadap sesuatu. Kita harus tetap berusaha memperjuangkan yang terbaik ketika kita memang harus memperjuangkan itu...

Sekian dari saya...
Semoga bermanfaat

Sumber: http://www.mediakalla.com/manfaat-ikhlas-dalam-kehidupan/

Read More......

BACA JUGA...!!!