Jumat, 13 Februari 2009

mini GAME

Berikut ini adalah beberapa game yang saya tawarkan kepada teman-teman semua, meskipun masih 2 game tapi setidaknya 2 game ini merupakan game yang seru. Walaupun ukurannya cuma kecil, tapi di dalam game ini permainannya seru dan tak kalah dengan game yang lebih gedhe.


Little Fighter 2,19c

Game ini adalah game yang didalamnya terdapat suatu pertempuran yang menyerupai tawuran, namun nggak kayak temen2 bayangin seperti tawuran di kalangan remaja atau antarkampung, tapi tawuran disini adalah tawuran yang lucu. Oh ya, ngomong2 soal karakter yang ada di little fighter ini, merupakan karakter yang mungkin mirip dengan karakter komik yang biasa kita baca. Selain karakternya lucu, di LF2 ini juga terdapat jurus2 yang berlainan antara karakter satu dengan lainnya. Disamping itu, dalam LF2 selain ada jurus2 ampuhnya, juga ada senjata2 yang nggak kalah seru jika kita pake, dan pastinya bakal nambah seru dalam permainan ini. Menu pilihan didalamnya ada banyak seperti VS mode, stage mode, atau kalau kita ingin beradu kompetisi bisa pake championship mode. OK, deh kiranya segitu dulu. Info lengkapnya, silahkan donwnload disini dan nikmati serunya dan banyak kelebihan lain dalam game ini.


  • megaman





  • Game ini adalah game yang di dalamnya terdapat karakter yang bernama X yang menjalani petualangan seru menghadapi teknologi2 mutakhir dari lawan2nya. Karakter X ini mempunyai tembakan yang mampu menghancurkan lawan2nya dan bisa kita kumpulkan tenaga sementaranya untuk tembakan yang lebih besar dan lebih kuat dengan menahan tombol fire. Selain X, ada satu karakter yang merupakan karakter bantuan yang pastinya lebih gedhe dari X dan lebih hebat dari X. Karakter ini dapat muncul pada waktu2 tertentu saja. OK, deh kiranya segitu dulu. Info lengkapnya, silahkan donwnload disini dan nikmati serunya dan banyak kelebihan lain dalam game ini.

    Read More......

    Rabu, 14 Januari 2009

    peradaban Islam

    Tak hanya sekolah dasar yang tumbuh pesat di era keemasan Kerajaan Usmani. Sekolah yang levelnya lebih tinggi, seperti madrasah atau perguruan tinggi juga bermunculan. Dari madrasah itulah lahir sarjana-sarjana handal yang menguasai sains dan peradaban. Itulah salah satu modal yang membuat Imperium Turki menjadi negara yang kuat, pada masanya.



    Kekuatan pemerintahan Usmani yang mampu menciptakan stabilitas politik dan ekonomi juga turut menopang perkembangan madrasah. Sistem pendidikan madrasah yang diterapkan pemerintahan Usmani sedikit-banyak turut mengadopsi warisan dari Dinasti Seljuk Turki. Bagi Kerajaan Usmani, pendidikan merupakan bidang yang terbilang amat penting.

    Tak heran jika di setiap wilayah yang ditaklukannya, pemerintahan Usmani selalu membangun madrasah di sekitar masjid. Ini merupakan bagian dari kebijakan penaklukan yang dilakukan Imperium Usmani. Bagi Turki Usmani, agama, ilmu pengetahuan, dan pendidikan merupakan tiga hal yang penting. Melalui pendidikan, pemerintahan Ottoman itu akan memiliki pegawai yang terdidik dan berkualitas.

    Madrasah pertama yang dibangun pemerintahan Usmani berada di Iznik (Nicea). Adalah Orhan Gazi - penguasa Dinasti Usmani -- yang kali pertama membangun madrasah itu. Dia membangun madrasah itu, tak lama setelah menaklukan kota itu pada 1330-1331 M. Untuk mengelola dan membiayai operasional madrasah itu, Orhan membentuk lembaga wakaf. Orhan juga ikut menjadi pengajar bersama wakilnya mevlana Davud Al-Kaysery yang telah menamatkan pendidikannya di Mesir.

    Sejumlah ilmuwan terkemuka pada waktu itu, seperti Davud Al-Kayser dan penggantinya Taceddin Al-Kurdi, serta Alaedin Esved juga turut mengajar di madrasah itu. Antara abad ke-14 hingga 16, tak kurang dari 115 ilmuwan telah lahir dari madrasah yang berada di Anatolia dan negara Islam lainnya. Sejak saat itulah, setiap penguasa Usmani mendirikan madrasah.

    Sultan Murad II di Edirne mendirikan Dar Al-Hadits Madrasah. Karamanoglu Ali Bey pada 1415 mendirikan Akmadrasa di Nigde. Sultan Muhammad II juga mendirikan Sahn-i Saman madrasa. Di Bursa Lala Sahin Pasha Madrasa yang didirikan pada 1348, tak sembarang guru bisa mengajar. Hanya guru yang berilmu dan berwawasan luas yang boleh mengajar.

    Pada era kejayaannya. Madrasah yang didirikan tak hanya mencetak ulama. Namun, juga ilmuwan yang menguasai filsafat, matematika, astronomi, ilmu alam, geografi, serta kedokteran. Mulai dari abad ke-14 hingga Sultan Muhammad berkuasa, Imperium Usmani memiliki sekitar 42 madrasah yang tersebar di Bursa 25 madrasah, 13 madrasah di Edirne, dan empat madrasah di Iznik.

    Dalam waktu yang singkat, jumlah perguruan tinggi yang dimiliki Kerajaan Usmani terus bertambah banyak. Beberapa tahun kemudian, jumlahnya bertambah menjadi 82 madrasah. Itu berarti setiap dua tahun, berdiri dua perguruan tinggi atau madrasah. Setiap madrasah dirangking berdasarkan statusnya.

    Sayangnya, perkembangan dan kemajuan yang dicapai madrasah- madrasah di era Usmani itu mulai menurun pada abad ke-17 M. banyak pemikir Turki memperkirakan kemunduran itu terjadi akibat terlalu banyaknya jumlah mahasiswa yang belajar dan turunnya kualitas tenaga pengajarnya.

    Read More......

    BACA JUGA...!!!